Suara Gamelan di Tengah Malam Judul: Suara Gamelan di Tengah Malam Aku dan lima teman sepakat untuk begadang di sekolah. Bukan karena tugas kelompok atau belajar, tapi hanya iseng—dan mungkin juga cari sensasi horor yang sering kita dengar dari guru-guru. Kami memutuskan untuk mencoba tidur di perpustakaan. Entah kenapa, ide itu terdengar menantang. Sekolah kami memang punya reputasi angker. Ruang musik tua sudah tidak terpakai selama lebih dari sepuluh tahun, dan ada satu kelas yang selalu dikunci karena ceritanya dulunya sering terjadi kejadian kesurupan. Kami berenam akhirnya tertidur di antara rak-rak buku yang rapi. Hanya sebentar, mungkin sekitar sepuluh menit. Tiba-tiba sebuah buku besar jatuh dengan suara menggelegar. Semua terbangun. Jantungku berdebar kencang. Jam masih menunjukkan pukul 3 pagi. Kami mencoba tenang, berusaha meyakinkan diri itu hanya mimpi buruk atau buku jatuh karena angin. Tapi yang benar-benar membuat bulu kuduk berdiri adalah ketika salah satu temanku bangun mendadak. Dia tampak panik, …