Guru Jadi 'Tukang Cicip Nasional', Demi Menyelamatkan Anak Bangsa dari Makanan Misterius
Setelah insiden keracunan massal yang membuat satu sekolah mendadak berubah jadi ajang lomba lari ke toilet, Dinas Pendidikan setempat mengambil langkah revolusioner: mewajibkan guru mencicipi makanan bergizi gratis sebelum dibagikan ke murid. Tujuannya? Bukan untuk memanjakan lidah guru, tapi sebagai tameng hidup melawan kemungkinan "nasi goreng rasa petasan". Kebijakan ini mulai diterapkan di SDN 99 Harapan Palsu, di mana setiap pagi, guru-guru antre mencicipi lauk pauk dengan ekspresi antara pasrah dan penuh harapan. “Saya sudah siap lahir batin. Kalau saya tumbang, setidaknya murid-murid selamat,” ujar Bu Rini, guru Matematika yang kini juga merangkap sebagai ‘Quality Control Rasa’. Menurut Kepala Sekolah SDN 99 Harapan Palsu, Pak Dodo S. Santuy, kebijakan ini lahir dari pengalaman pahit. “Kemarin itu, anak-anak makan telur balado, tapi baladonya kayak disponsori oleh cabai dari neraka. 17 anak langsung ikut lomba lari estafet ke UKS,” katanya sambil mengoleskan balsem di …