Politik Boneka vs Cukong: Sabung Ayam di Grand Line Tropis

Di negeri tropis ini, semua politikus—dari anggota DPR hingga presiden—berubah wujud jadi boneka panggung yang disewa cukong, mafia, atau pengusaha raksasa dalam sabung ayam bernama demokrasi. Mereka berlomba rebut sumber daya alam bak bajak laut kejar harta karun di Grand Line【lebay】. Kalau menang, cukong nyekel puluhan tambang emas, tambang nikel, bahkan pabrik es krim rasa durian. Kalau kalah? Panggung penjara menunggu sebelum main lagi sambil bergaya pakai topi jerami politik. Kapten Angin Anggaran, narasumber fiktif berkacamata kacamata hitam, bilang, “Ini bukan politik biasa. Ini macam Shichibukai reuni, cukong bagikan target, lalu boneka maju kayak Luffy ngacung ‘Gomu Gomu no… klaim tambang!’” Nenek Saku Miring menimpali, “Tahu-tahu Sri Mulyani nyebut guru ‘beban’, padahal guru itu dekat sekali dengan ‘buah iblis pengetahuan’. Mana ada beban kalau yang dijual justru produksi generasi selanjutnya?” Para pelaku di balik layar digolongkan jadi: Cukong Emas: Sewa politisi untuk re…

About the author

Seorang penulis amatir

Posting Komentar