Postingan

“Dihujat Netizen, 630 Siswa SMAN 1 Cimarga Dikirim ke Pulau Drum untuk Pendampingan Psikologis oleh Kru Topi Jerami”

Cimarga — Setelah viral dan dihujat netizen karena aksi yang lebih heboh dari pertarungan Luffy vs Kaido , sebanyak 630 siswa SMAN 1 Cimarga resmi mendapatkan pendampingan psikologis. Tapi bukan di ruang konseling biasa, melainkan di Pulau Drum , tempat Chopper membuka praktik terapi dengan metode “Ngobrol sambil dilempar salju”. Kejadian ini bermula dari unggahan netizen yang menyebut para siswa “lebih dramatis dari arc Enies Lobby ”, sehingga pemerintah setempat memutuskan untuk mengirim mereka ke dunia One Piece demi pemulihan mental dan sedikit pelatihan haki. Menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Monkey D. Guntur, keputusan ini diambil setelah rapat darurat bersama Dinas Pendidikan dan kru Topi Jerami . “Kami pikir, siapa lagi yang bisa menangani anak-anak Gen-Z yang emosinya naik-turun kayak kapal Going Merry kalau bukan Chopper dan Nami ,” ujarnya sambil mengenakan bandana ala bajak laut. Pendampingan dilakukan dengan metode unik: Terapi Salju oleh Chopper: Siswa diajak curhat sambil…

About the author

Seorang penulis amatir

Posting Komentar