“Kami bahagia… tapi tekanan darah naik tiap kali Hokage bikin kebijakan baru,” ucap warga.
Konoha – Dalam sebuah survei fiktif yang digelar oleh Lembaga Kebahagiaan Semu (LKS), Desa Konoha secara mengejutkan dinobatkan sebagai desa paling bahagia se-Negara Api. Hasil ini langsung memicu reaksi keras dari warga, yang justru mengaku stres berat karena kelakukan para pejabat desa.
Survei yang dilakukan dengan metode “tebak-tebakan lucu” ini menyatakan bahwa 99,9% warga Konoha merasa bahagia secara spiritual—meski sebagian besar tidak tahu arti kata “spiritual”. Namun, faktanya, banyak warga mengaku lebih bahagia saat sedang di rumah sakit karena alasan “tidak usah mikirin pajak desa”.
Warga: “Bahagia itu pas lagi pingsan”
Warga Konoha, Choji Akimichi, mengaku kaget saat namanya disebut-sebut sebagai contoh warga bahagia.
“Saya bahagia? Mungkin mereka lihat pas saya lagi makan, karena makan itu satu-satunya waktu saya lupa kalau tagihan listrik naik 300%,” kata Choji sambil terus mengunyah keripik.
Sementara itu, Hinata Hyuga, salah satu warga yang kerap tersenyum, mengaku senyumnya bukan karena bahagia.
“Itu cegukan. Saya terlalu sering menahan amarah tiap kali Naruto bikin kebijakan baru tanpa konsultasi. Dulu dia ninja, sekarang dia raja dadakan,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca—bukan karena bahagia, tapi karena kepala pusing.
Hokage: “Kami bikin mereka bahagia, meski mereka nggak tahu”
Hokage Ketujuh, Naruto Uzumaki, membantah warganya stres.
“Bahagia itu kan relatif. Kalau mereka stres, berarti mereka masih punya harapan. Dan harapan itu bentuk bahagia, kan?” ucap Naruto sambil tersenyum lebar, diiringi tepuk tangan dari dua anbu yang dipaksa hadir.
Ia menambahkan, kebijakan baru seperti “pajak bahagia” dan “wajib tersenyum di depan kamera desa” dibuat untuk meningkatkan indeks kebahagiaan.
“Kalau nggak bahagia, ya bayar denda. Nanti pasti bahagia,” lanjutnya.
Stres Level Meningkat, Ninja Jadi Ngantor
Akibat kebijakan yang “menggembirakan” ini, banyak ninja papan atas memilih resign dan menjadi pegawai kantoran biasa. Kakashi Hatake, mantan Hokage, kini bekerja sebagai kasir di toko bunga.
“Lebih tenang. Nggak ada warga protes kalau bunga layu. Beda dulu, salah sedikit bisa berujung perang,” ucap Kakashi sambil memakasi topeng—kali ini bukan untuk misi, tapi untuk menghindar dari warga yang protes.
Bahagia Itu… Bayar Pajak?
Menyikapi hasil survei ini, warga Konoha kini mulai berbondong-bondong mencari cara agar benar-benar merasa bahagia. Salah satu usulan yang muncul: membayar pajak dengan senyum.
“Kalau sudah begini, mending kita semua pura-pura bahagia. Siapa tahu nanti dapat hadiah dari Hokage—misalnya, bebas pajak satu hari,” ucap warga yang tidak mau disebutkan namanya, tapi diketahui tinggal di sebelah Ichiraku Ramen.
Sementara itu, LKS mengaku akan menggelar survei lanjutan dengan judul: “Apakah Warga Konoha Lebih Bahagia Kalau Pemerintah Diam Saja?”
Hasilnya diprediksi akan mengejutkan—atau justru sangat tidak mengejutkan sama sekali.
Posting Komentar