Indonesia jadi negara paling boros di dunia. Apa ini tanda Indonesia sangat kaya?

Oleh: Jurnalis Senior (10 Tahun "Tahan Banting") Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa dompet pribadi semakin tipis, tapi berita negara justru penuh dengan angka triliunan yang seolah-olah dicetak di tukang fotokopi langit? Selamat datang di Indonesia: negeri di mana "hemat pangkal kaya" mungkin hanya slogan, sementara "boros pangkal... ya, tetap boros" adalah strategi fiskal. Mari kita mulai dengan angka yang bisa bikin kalkulator menangis. Belanja negara dalam RAPBN 2026 direncanakan mencapai Rp3.786,5 triliun, atau 14,7 persen dari PDB—naik 17,76% dibanding outlook 2025 yang "hanya" Rp2.663,4 triliun [[2]][[6]]. Bayangkan: kenaikan hampir seperlima dalam setahun! Kalau ini pola belanja rumah tangga, pasti tetangga sudah pada bisik-bisik, "Keluarganya dapat warisan apa, ya?" Tapi tenang, ini bukan tanda kita tiba-tiba jadi negara kaya raya. Justru, defisit anggaran 2026 diproyeksikan melebar dari 2,48% menjadi 2,68% terhadap PDB [[11]]…

About the author

Seorang penulis amatir

Posting Komentar