Di era AI image generator seperti Midjourney, DALL-E, Stable Diffusion, dan kawan-kawan — kualitas prompt menentukan hasil akhir.
Masalahnya:
Tidak semua orang bisa membuat prompt yang rapi.
Banyak orang hanya punya gambar, lalu ingin AI meniru gaya / konsepnya.
Kadang gambar tidak memberi cukup informasi (misalnya: warna, pose, mood, detail pakaian).
Solusinya?
👉 Buat sistem otomatis yang membaca gambar lalu menyusunnya menjadi prompt siap pakai.
Pada artikel ini kita akan membangun alur kerja berdasarkan template:
Instruksi utama
Bangun prompt lengkap untuk AI image berdasarkan input: {Gambar}
Struktur prompt (maks. ±90 kata, bahasa Inggris)
[Subject details] with [hair style], [pose], [expression], wearing [outfit] with [legs detail], in [environment], soft natural lighting, [faded / warm / neutral] colors, [calm / casual / professional] mood, [art style], high detail, realistic textures, aspect ratio 9:16.
Output
➡️ Satu paragraf, tanpa tanda kurung, tanpa penjelasan tambahan.
Info tambahan (opsional)
{Tuliskan di sini}
Sekarang kita pecah menjadi langkah-langkah yang sistematis — mulai dari membaca gambar hingga menyusun prompt final.
1️⃣ Pahami Struktur Prompt yang Akan Dibangun
Sebelum otomatisasi, kita harus benar-benar mengerti setiap elemen.
Template ini bisa kita pecah:
Subject details — siapa / apa? (wanita, pria, anak, karakter anime, dll.)
Hair style — panjang, lurus, keriting, warna.
Pose — berdiri, duduk, tiga perempat, menghadap samping, dll.
Expression — senyum, netral, serius, ceria.
Outfit — jenis pakaian utama.
Legs detail — lurus, menyilang, langkah santai, dll. (opsional kalau tidak terlihat).
Environment — studio, outdoor, pantai, kota, kamar, dll.
Lighting — khususnya soft natural lighting.
Color tone — faded, warm, neutral.
Mood — calm, casual, professional.
Art style — realistic / anime / illustration / cinematic.
Detail — high detail, realistic textures.
Aspect ratio — 9:16.
Semua bagian tersebut bisa diisi dari:
✔ gambar utama
✔ referensi tambahan
✔ deskripsi manual (kalau ada kekurangan)
2️⃣ Dapatkan Data dari Gambar Utama (Subject / Person)
Saat seseorang meng-upload gambar, hal pertama yang kita identifikasi:
A. Siapa subjeknya?
Contoh kategori:
young woman
teenage boy
adult man
girl character
elderly woman
fantasy warrior
cartoon character
Usahakan deskripsi singkat dan natural:
❌ Salah:
A beautiful gorgeous sexy girl
✔ Benar:
A young woman
A teenage girl
A young man character
Hindari kata berlebihan, fokus pada identitas visual.
3️⃣ Identifikasi Rambut (Hair Style)
Bagian ini sering terlihat jelas dalam foto.
Catat:
panjang: short / medium / long
bentuk: straight / wavy / curly
warna: black, brown, blonde, gray
tambahan: bangs, tied hair, ponytail
Contoh:
long straight black hair
short wavy brown hair
medium curly hair with bangs
Jika rambut tertutup:
➡️ gunakan deskripsi netral:
hair not visible
atau wearing a head covering
4️⃣ Tentukan Pose
Pose biasanya mudah dikenali:
standing upright
slight three-quarter pose
side pose
sitting casually
walking pose
leaning against something
Contoh deskripsi ringkas:
standing in a relaxed upright pose
slight three-quarter pose
sitting with relaxed posture
Jika pose tidak jelas, gunakan default aman:
standing in a natural pose
5️⃣ Ekspresi Wajah (Expression)
Jangan terlalu dramatis — cukup sederhana:
neutral expression
gentle smile
serious look
calm face
focused expression
Jika wajah tidak terlihat:
expression not visible
6️⃣ Pakaian (Outfit) — Gunakan Referensi Bila Perlu
Kadang kita tidak tahu:
jenis kain
detail desain
apakah dress, shirt, hoodie, jacket, dll.
Di sini berguna referensi gambar pakaian sebagai opsi pengisian.
Misalnya:
Jika gambar buram tapi terlihat seperti dress:
wearing a fitted dress
Jika terlihat kaos:
wearing a simple long-sleeve top
Jika referensi pakaian diperlukan, gunakan kategori:
casual outfit
formal suit
school uniform
sporty outfit
hoodie and jeans
summer dress
Prinsipnya: ringkas tapi jelas.
7️⃣ Detail Kaki (Legs Detail)
Ini spesifik tapi penting karena banyak AI image generator menyesuaikan pose:
Contoh:
with straight legs
with relaxed legs
with crossed legs
bare legs
wearing jeans
Jika tidak terlihat:
legs not visible
atau langsung hapus frasa ini.
Namun bila ingin tetap konsisten, pilih deskripsi aman:
with relaxed legs
8️⃣ Latar / Environment — Gunakan Data Opsi
Banyak gambar yang latarnya:
blur
terlalu kosong
crop ketat
Di sinilah peran opsi referensi latar:
Kategori yang bisa disiapkan:
studio white background
outdoor nature landscape
city street
bedroom interior
classroom
cafe interior
beach scenery
Jika gambar tidak jelas:
in a simple studio background
adalah pilihan aman.
9️⃣ Pencahayaan, Warna, Mood
Bagian ini membantu AI “merasakan” suasana.
Soft natural lighting
Biasanya cocok untuk hampir semua foto manusia.
Warna (tones)
faded colors — lembut, agak pudar
warm colors — hangat, kuning-oranye
neutral colors — alami, tidak mencolok
Mood
calm mood
casual mood
professional mood
Jika tidak yakin:
➡️ gunakan neutral colors & calm mood.
🔟 Art Style
Jika gambar terlihat realistik:
realistic photography style
Jika terlihat kartun/anime:
anime style
illustration style
semi-realistic style
Lebih baik sederhana daripada bertele-tele.
1️⃣1️⃣ Gabungkan Menjadi Satu Paragraf
Setelah semua elemen terkumpul, susun kalimat tanpa tanda kurung dan tanpa penjelasan tambahan.
Contoh:
A young woman with long straight hair, standing in a relaxed upright pose, neutral expression, wearing a fitted gray dress with relaxed legs, in an outdoor nature setting, soft natural lighting, warm colors, calm mood, realistic art style, high detail, realistic textures, aspect ratio 9:16.
Satu paragraf. Rapi. Jelas.
1️⃣2️⃣ Peran “Info Tambahan”
Info tambahan digunakan untuk:
style khusus
tema
suasana tertentu
efek kamera
instruksi tambahan
Contoh:
cinematic style
soft depth of field
studio portrait look
inspired by fashion photography
Jika user menambahkan:
{Tuliskan di sini}
Maka gabungkan secara natural, tetap dalam batas ±90 kata.
1️⃣3️⃣ Alur Kerja Lengkap (Ringkasan Praktis)
Berikut pipeline yang bisa dipakai:
✔ Step 1 — Analisa gambar
Ambil:
subject
hair
pose
expression
outfit
environment
visible legs (jika ada)
✔ Step 2 — Isi bagian yang kurang dari referensi
Gunakan daftar opsi:
referensi orang (usia, gender, tipe)
referensi pakaian
referensi latar
mood default
style default
✔ Step 3 — Pastikan semua elemen ada
Jika ada yang tidak jelas → pakai opsi aman (neutral, simple, natural).
✔ Step 4 — Susun prompt akhir
Satu paragraf, bahasa Inggris, tidak ada tanda kurung.
🧭 Tips Penting Agar Prompt Tetap Konsisten
1️⃣ Jangan terlalu panjang — maksimal ±90 kata.
2️⃣ Hindari kata berlebihan seperti “super realistic ultra beautiful”.
3️⃣ Jaga urutan tetap mirip template.
4️⃣ Gunakan kata sifat seperlunya.
5️⃣ Jika bingung, pilih deskripsi aman (neutral, calm, natural).
✨ Penutup
Dengan pendekatan ini:
✔ gambar apa pun bisa diubah menjadi prompt siap pakai
✔ bagian yang hilang tetap bisa terisi
✔ hasil AI lebih konsisten dan profesional
Sistem seperti ini sangat berguna untuk:
kreator konten
desainer
editor
pelajar
siapa saja yang sering memakai AI image generator
Kalau kamu mau, aku juga bisa:
✅ bantu buat template otomatisnya
✅ bantu buat skrip (misalnya Google Sheets / Notion / Python)
✅ bantu kembangkan jadi artikel lanjutan
Posting Komentar